SIARAN PERS
475/UN54.15/HM.02.03/2026

Langsa, 10 Oktober 2026 – Universitas Samudra (UNSAM) menjadi tuan rumah pembukaan Rapat Kerja Wilayah Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (RAKERWIL BEM SI) Wilayah Aceh ke-IV Tahun 2026, Jumat (9/10), di Gedung Multiguna UNSAM, Kota Langsa. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari hingga Minggu (11/10) ini menjadi forum konsolidasi mahasiswa lintas perguruan tinggi untuk membahas isu-isu strategis, merumuskan program kerja, dan menyusun langkah bersama yang diharapkan berdampak bagi mahasiswa serta masyarakat Aceh.
Kegiatan pembukaan dihadiri oleh Rektor Prof. Dr. Ir. Hamdani, M.T., yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat UNSAM, Dr. Nasruddin, S.T., M.T., Wakil Rektor Bidang Akademik UNSAM, Prof. Dr. Drs. Muhammad Natsir, S.H., M.H., Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama UNSAM, Zulfan, S.H., M.Si., M.H., serta jajaran unsur pimpinan UNSAM.
Acara juga dihadiri oleh pihak pemerintah kota langsa, Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra, S.E., Ketua DPRK Langsa Melvita Sari, S.A.B., Dandim 0104/Aceh Timur Letkol Inf. Fiska Bagus Tri Sunaryanto, S.I.P., Kapolres Langsa, AKBP. Hyrowo, S.I.K., diwakili oleh Kasat Intelijen Keamanan Iptu Jolly Ronny Mamarimbing, S.H, Kepala Kejaksaan Negeri Langsa Dr. Adi Tyogunawan, S.H., M.H., yang diwakili oleh Staff Seksi Intelijen Kejari Langsa, Risma Yudhi Kurniawan, A.Md., serta perwakilan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Langsa.
RAKERWIL BEM SI Aceh ke-IV Tahun 2026 melibatkan delegasi dari berbagai perguruan tinggi, di antaranya Universitas Syiah Kuala, Universitas Islam Kebangsaan Indonesia Bireuen, Universitas Islam Kebangsaan Indonesia Lhokseumawe, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Al-Banna, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Aceh, Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Institut Agama Islam Negeri Takengon, Universitas Samudra, dan Universitas Almuslim. Dalam laporannya, Ketua Panitia Muhammad Temas Micho menyampaikan bahwa kegiatan ini mencakup pembukaan, persidangan, pembahasan program kerja, perumusan rekomendasi, serta agenda kunjungan bersama untuk mempererat hubungan antardelegasi.
Koordinator Wilayah BEM SI Aceh, Ariq Zulfasa, menyampaikan bahwa RAKERWIL menjadi momentum penting untuk menyatukan gagasan dan menyusun arah gerak organisasi ke depan. Melalui forum konsolidasi, setiap delegasi diharapkan dapat menyampaikan aspirasi dan mengkaji isu-isu yang berkembang di daerah masing-masing, sehingga program kerja yang dirumuskan tidak hanya menjadi keputusan forum, tetapi juga memiliki langkah pelaksanaan yang jelas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat Aceh.
Ariq juga menegaskan bahwa salah satu target BEM SI Aceh adalah memperluas partisipasi perguruan tinggi yang belum bergabung serta memperkuat solidaritas mahasiswa lintas kampus. Dan juga berharap forum tersebut dapat menghasilkan pembahasan yang optimal mengenai berbagai persoalan daerah, termasuk evaluasi pemulihan pascabencana, melalui kajian yang luas dan berbasis kondisi di lapangan. Menurutnya, gerakan mahasiswa perlu dibangun atas semangat kekeluargaan, kolaborasi, dan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat.
Sementara itu, Presiden Mahasiswa UNSAM Muhammad Khairan Hakim menyambut baik kepercayaan yang diberikan kepada UNSAM sebagai tuan rumah. Khairan menilai RAKERWIL bukan sekadar agenda organisasi, melainkan ruang untuk mempertemukan gagasan, memperkuat jaringan perjuangan, dan membangun kolaborasi antarmahasiswa. Dengan harapan, forum tersebut menghasilkan tiga hal penting, yakni konsolidasi yang solid, kolaborasi lintas kampus, dan kontribusi nyata melalui program yang manfaatnya dapat dirasakan mahasiswa serta masyarakat Aceh.
Dalam sambutan Dr. Nasruddin, S.T., M.T., menyebutkan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa, pewaris peradaban, dan calon pemimpin masa depan. Karena itu, mahasiswa diharapkan tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga mengembangkan literasi, kemampuan berpikir kritis, integritas, dan kepekaan terhadap persoalan publik. Setiap isu perlu dikaji melalui informasi yang dapat dipercaya, pemeriksaan fakta, serta analisis berbasis data agar aspirasi dan rekomendasi yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan.
Di sisi lain, Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra, S.E., mengapresiasi penyelenggaraan RAKERWIL BEM SI Aceh ke-IV Tahun 2026 dan mendorong mahasiswa menghasilkan gagasan serta program kerja yang memberikan manfaat nyata. Serta menekankan bahwa kontribusi mahasiswa dapat diwujudkan melalui kajian akademik, penguatan sumber daya manusia, peningkatan kualitas pendidikan, dan keterlibatan dalam merespons persoalan sosial. Pemerintah Kota Langsa, menurutnya, terbuka terhadap komunikasi dan kolaborasi dengan perguruan tinggi serta organisasi mahasiswa, terutama melalui masukan konstruktif yang didukung data dan kajian yang dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui RAKERWIL ini, BEM SI Wilayah Aceh diharapkan mampu merumuskan program kerja yang realistis, memperluas konsolidasi antarkampus, dan memperkuat peran mahasiswa dalam mengawal isu-isu strategis di Aceh. Dengan agenda persidangan dan pembahasan program kerja sebagai bagian dari upaya menyepakati arah gerak organisasi ke depan.(CAR_1)
![]()
The post RAKERWIL IV BEM SI Aceh Tahun 2026 Digelar di UNSAM, Perkuat Konsolidasi dan Gerakan Mahasiswa appeared first on Universitas Samudra.
