SIARAN PERS
494/UN54.15/HM.02.03/2026

Langsa, 22 Oktober 2026 – Universitas Samudra (UNSAM) menggelar Sidang Terbuka Senat Universitas dalam rangka Wisuda Program Magister dan Sarjana Periode II Tahun 2026 di Gedung Multiguna UNSAM, Rabu (21/10). Sidang dibuka oleh Ketua Senat UNSAM, Dr. Ir. Muhammad Amin, S.T., M.T., sebagai bagian dari rangkaian prosesi akademik yang menandai keberhasilan mahasiswa menyelesaikan pendidikan tinggi.
Wisuda periode ini dilaksanakan selama dua hari, yakni 21–22 Oktober 2026, dengan total lulusan 807 wisudawan yang hadir dari berbagai program studi. Sebanyak 400 wisudawan mengikuti prosesi pada hari pertama, sedangkan 407 wisudawan mengikuti prosesi pada hari kedua. Momentum tersebut menjadi bentuk apresiasi atas perjuangan akademik para lulusan sekaligus kontribusi universitas dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.
Dalam laporannya, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Drs. Muhammad Natsir, S.H., M.H., menyampaikan bahwa lulusan berasal dari Program Magister Hukum sebanyak 7 orang, Magister Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sebanyak 4 orang, Fakultas Hukum 62 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 163 orang, Fakultas Pertanian 110 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 292 orang, serta Fakultas Sains dan Teknologi 174 orang. Para lulusan telah melalui proses pembelajaran, evaluasi akademik, penelitian, dan pembimbingan sesuai ketentuan pendidikan tinggi yang berlaku.
Berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Samudra Nomor : 625/UN54/P/2026 tanggal 30 September 2026 Tentang Penetapan Wisudawan Lulusan Terbaik Program Magister dan Program Sarjana Periode II Universitas Samudra Tahun 2026, pada Program Magister terdapat 2 lulusan terbaik yaitu Arief Hidayat Nasution dari Fakultas Hukum Prodi Magister Hukum dengan IPK 3.76. dan Khairunnisa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Prodi Pendidikan Magister IPS dengan IPK 4.00.
Selanjutnya, pada Program Sarjana terdapat 5 lulusan terbaik yaitu Indah Gebrina Riski dari Fakultas Hukum Prodi Hukum IPK 3.72, Vany Mutia dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prodi Manajemen IPK 3.94, Dina Rizqa Ananda dari Fakultas Pertanian Prodi Agribisnis IPK 3.83, Nina Roslina Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Prodi Pendidikan Kimis IPK 3.95, dan Thariq Wahyudi Manaf dari Fakultas Sains dan Teknologi Prodi Informatika IPK 3.91.

Dalam sambutannya, Rektor UNSAM, Prof. Dr. Ir. Hamdani, M.T., menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan serta apresiasi kepada orang tua, keluarga, dosen, pembimbing, penguji, dan tenaga kependidikan yang telah berkontribusi dalam keberhasilan mahasiswa menyelesaikan studi. Rektor UNSAM juga mengapresiasi kehadiran Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, S.E. yang menyampaikan orasi ilmiah bertema “Kampus Berdampak Melalui Penelitian Kebutuhan Daerah.”

Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra, S.E. menekankan pentingnya penelitian perguruan tinggi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta kolaborasi antara pemerintah daerah, universitas, dunia usaha, dan masyarakat dalam mengembangkan ekonomi lokal dan UMKM, menjaga lingkungan, memperkuat ketahanan bencana, meningkatkan pelayanan publik, serta memperluas kesempatan kerja bagi generasi muda. Rektor turut menyampaikan ucapan selamat atas Milad ke-25 Kota Langsa dan berharap sinergi UNSAM dengan pemerintah daerah semakin kuat dalam mendukung pembangunan.
Perwakilan wisudawan hari pertama, Dina Rizqa Ananda dari Fakultas Pertanian, menyampaikan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni atau perolehan gelar akademik, melainkan hasil perjalanan panjang yang melibatkan perjuangan, doa, dan dukungan banyak pihak. Dina mengingatkan para lulusan agar menjadikan kelulusan sebagai awal untuk menghadapi tantangan baru, terus belajar dari pengalaman, dan tidak menyerah ketika menghadapi kegagalan. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan akademik perlu dilanjutkan dengan semangat berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Memasuki hari kedua, Kamis (22/10), Dalam orasi ilmiahnya, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Langsa, Dr. Adi Tyogunawan, S.H., M.H., mengangkat tema “Konstruksi Pengelolaan Benda Sitaan dan Barang Rampasan yang Bernilai Ekonomis oleh Kejaksaan dalam Pemanfaatannya untuk Kepentingan Negara”. Kajari menegaskan bahwa penegakan hukum tidak hanya berfokus pada penangkapan dan penghukuman pelaku tindak pidana, tetapi juga harus mencakup pemulihan aset serta pengembalian hak pihak yang dirugikan. Pengelolaan benda sitaan dan barang rampasan harus dilakukan secara profesional, bertanggung jawab, sesuai prosedur hukum, dan tetap menjaga nilai ekonomisnya berdasarkan UU Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
Dalam orasi tersebut, Dr. Adi Tyogunawan menjelaskan bahwa Kejaksaan memiliki posisi strategis dalam penelusuran, pengamanan, pemeliharaan, perampasan, hingga pengembalian aset. Melalui konsep total law enforcement, penegakan hukum perlu mencakup dua aspek, yakni pelaku tindak pidana dan aset yang berkaitan dengan tindak pidana. Dengan demikian, keberhasilan penegakan hukum tidak hanya diukur dari tertangkapnya pelaku, tetapi juga dari pemulihan kerugian dan perlindungan kepentingan negara serta masyarakat.
Rektor UNSAM kembali menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal perjalanan untuk berkarya, berinovasi, dan mengabdi kepada masyarakat. Para lulusan diharapkan menjunjung tinggi integritas, kejujuran, kedisiplinan, serta kepatuhan terhadap hukum. Rektor juga mendorong lulusan mengembangkan jiwa kewirausahaan dengan memanfaatkan potensi daerah, seperti pertanian, perikanan, pendidikan, UMKM, dan layanan berbasis keahlian, sekaligus memperkuat kompetensi profesional, kemampuan berpikir analitis, penguasaan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), komunikasi, serta kerja sama tim.
Sementara itu, perwakilan wisudawati Fakultas Hukum, Indah Geubrina Riski, menyampaikan pesan tentang perjuangan, ketekunan, dan rasa syukur dalam meraih gelar sarjana. Ia menyoroti doa dan pengorbanan orang tua serta dukungan berbagai pihak yang mengiringi perjalanan pendidikan. Indah mengajak seluruh lulusan untuk tidak menyerah dalam menghadapi tantangan, menggunakan ilmu yang diperoleh untuk memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa, serta menjaga nama baik almamater melalui karya dan prestasi.

Melalui Wisuda Program Magister dan Sarjana Periode II Tahun 2026, UNSAM berharap 807 lulusan mampu menjadi insan yang berintegritas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, berjiwa wirausaha, dan memiliki daya saing. Para lulusan juga diharapkan dapat menciptakan peluang kerja, berkontribusi terhadap pembangunan daerah, serta terus menjalin hubungan dengan almamater melalui Ikatan Alumni maupun pemanfaatan kepakaran untuk mendukung kemajuan masyarakat, Aceh, dan Indonesia.(CAR_1)
![]()
The post UNSAM Kukuhkan 807 Lulusan pada Wisuda Periode II Tahun 2026, Perkuat Peran Kampus Berdampak appeared first on Universitas Samudra.
